Rasulullah bersabda dalam Hadists Qudsi, “Allah SWT berfirman, “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat shalat dhuha, karena dengan shalat tersebut, Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.” (HR Hakim dan Thabrani.)Berdo'a setelahnya:"ALLAAHUMMA INNADH-DHUHAA 'ADDHUHAA'UKA, WAL BAHAA'A BAHAA'UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL 'ISHMATA 'ISHMATUKA. ALLAAHUMMA IN KAANA RIZQII FISSAMAA'I FA ANZILHU, WA IN KAANA FIL ARDHI FA AKHRIJHU, WA I KAANA MU' SIRAN FA YASSIRHU WA IN KAANA HARAAMAN FA THAHHIRHU, WA IN KAANA BA'IIDAN FA QARRIBHU BI HAQQI DHUHAA'IKA WA BAHAA'IKAA WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINII MAA AATAITA 'IBAADAKASH-SHAALIHIIN" Artinya : Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu waktu dhuhaMu, kecantikan ialah kecantikanMu, keindahan itu keindahanMu, kekuatan itu kekuatanMu, kekuasaan itu kekuasaanMu, dan perlindungan itu perlindunganMu. Ya Allah, jika rizkiku masih diatas langit turunkanlah, jika ada didalam bumi keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaanMu. Limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMu yang sholeh.
2. Istighfar dan bertobat :
Seorang pria datang kepada Al Hasan Al Jadubah mengeluhkan permasalahan. Maka Al Hasan menjawab, “Beristighfarlah kepada Allah!” Lalu ada orang lain yang mengeluhkan rezeki yang sulit, Al Hasan menganjurkan, “Beristighfarlah kepada Allah!” Kemudian ada seorang perempuan yang datang kepada Al Hasan mengadukan bahwa dia belum dikaruniai anak. Al Hasan pun memberi jawaban yang sama. Ada lagi orang yang mengeluhkan padanya bahwa kebunnya kurang air, Al Hasan pun masih memberikan jawaban serupa. Maka kami pun bertanya kepada Al Hasan tentang jawaban yang sama itu dalam menghadapi masalah yang beragam. Maka ia menjawab, “Itu semua bukan aku yang jawab. Namun itulah jawaban Allah yang tertuang dalam surat Nuh:10-12.” maka aku (Nuh) katakan kepada mrk : mohonlah ampun kpd Tuhan-mu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dg lebat. Dan membanyakkan harta dan anakmu, mengadakan kebun; sungai. Tidakkah Anda melihat dalam riwayat tersebut bahwa istighfar dapat menyelesaikan banyak masalah? Karenanya, jika Anda merasa hidup sulit.. banyak masalah dan rezeki sempit… tidakkah kita mencoba resep Nabi Saw? Nabi Saw bersabda, “Siapa yang membiasakan beristighfar (memohon ampun kepada Allah), maka Allah akan memudahkan baginya: 1) Jalan keluar dari setiap kesempitan, 2) Kemudahan dalam setiap kepanikan, 3) Rezeki dari Allah Swt lewat jalan yang tidak pernah terduga.” HR. Abu Daud. Doa minta hujan isinya adalah permintaan tobat, doa Nabi Yunus saat berada dalam perut ikan adalah permintaan tobat, demikian pula doa memohon anak dan Lailatul Qadar adalah tobat. Istighfar dilakukan bisa setiap saat, tapi yang terbaik adalah sepertiga malam yang terakhir. Contoh istighfar : Allahumma inni zhalamtu nafsi zhulman katsiiran kabiiran, wa laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta, faghfirlii maghfiraatan min 'indika, warhamni innaka antal ghafuurur rahim = "Ya Allah... sesungguhnya hamba telah menganiaya (berbuat dosa dengan sadar) diriku sendiri dengan aniaya yang banyak dan besar, tiada yang mampu mengampuni kecuali Engkau maka ampuni Hamba dengan ampunan langsung dari sisi-Mu, kasihanilah hamba.. sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".
3. Rutin membaca surah Waqiah :
Ibn Mas’ud : “Rasul bersabda : Barang siapa membaca Surah Waqi’ah setiap malam, tiadalah ia tertimpa papa.” Dan Anas : “Rasul bersabda : “Surah Waqi’ah, surah kaya. Bacalah akan dia dan ajarkan kpd anak-anakmu."
4. Banyak bersedekah :
“Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya…” (QS Ath-Thalaaq:7). Siapapun yang pelit, niscaya hidupnya akan sempit, sebaliknya, sedekah adalah penolak bala, penyubur kebaikan serta pelipat ganda rezeki. Sedekah bagaikan sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Artinya, Allah yang Mahakaya akan membalasnya hingga tujuh ratus kali lipat lihat QS Al Baqarah [2]: 261.
5. Selalu menguatkan niat karena Allah setiap saat mau mencari nafkah :
”Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya”. QS Ath Thalaaq [63] ayat 3. Tawakkal berarti menyerahkan hati hanya kepada Allah dengan mengerahkan segala kemampuan yang merupakan karunia dan Izin Allah untuk berusaha.
6. Banyak bershalawat.
"Tiap urusan penting yang berharga yang tidak dimulai dengan hamdalah dan shalawat, maka urusan itu akan hilang berkahnya.” HR Ar Rahawy
7. Ucapkan Qul Huw-Allahu ahad tiap masuk rumah
“Barangsiapa membaca “Qul huw-Allahu Ahad” (surah Al-Iklash ayat pertama) ketika masuk ke dalam rumahnya, maka kefakiran (kemiskinan) bakal tertolak dari penghuni rumah tersebut dan kedua tetangganya.” (HR Thabrani)
7. Ucapkan Qul Huw-Allahu ahad tiap masuk rumah
“Barangsiapa membaca “Qul huw-Allahu Ahad” (surah Al-Iklash ayat pertama) ketika masuk ke dalam rumahnya, maka kefakiran (kemiskinan) bakal tertolak dari penghuni rumah tersebut dan kedua tetangganya.” (HR Thabrani)



0 comments:
Post a Comment