Friday, January 15, 2010

KETIKA ALLAH HERAN DGN LAKU KITA

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, "Allah telah berfirman,
'Wahai manusia, Aku sungguh heran pada orang yang yakin akan datangnya kematian, tetapi malah hidup bersuka-ria.
Mereka yakin akan mempertanggungjawabkan semua amalnya tetapi malah asyik menumpuk harta benda.
Mereka yakin akan datangnya kubur, tetapi masih saja hidup bersantai-santai.
Mereka yakin bahwa dunia ini akan hancur, tetapi malah terpikat kepada (pesona)-nya.
Aku sungguh heran pada orang yang mengaku pintar, tetapi malah bodoh moralnya. Mereka bersuci dengan air wudhu tetapi hatinya tetap kotor. Mereka selalu mencari aib dan cacat orang lain.
Mereka yakin bahwa Allah Maha Mengawasi segala perilaku nya, tetapi (masih berani) berbuat maksiat dan durjana kepada-Ku. Sungguh tiada Ilah selain Aku, dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Ku.
Wahai manusia, hari demi hari usiamu berkurang sementara engkau tidak menyadari nya. Setiap hari Aku datangkan rezeki ber limpah kepadamu, tetapi kau tak pernah memuji- Ku. Dengan pemberian sedikit, engkau tak berlapang dada ... Dengan pemberian yang banyak, engkau tak pernah merasa kenyang.
Wahai manusia, setiap hari Aku datangkan nikmat kepadamu, sementara itu setiap malam malaikat melaporkan catatan amal-amal keburukanmu. Setiap hari Engkau lahap rezeki -Ku, tetapi engkau tak malu membayarnya dengan perbuatan durhaka kepada-Ku.
Aku kabulkan doa dan permintaanmu, jika engkau memohon kepada-Ku. Dan kebaikan-Ku tak putus mengalir untukmu, namun sebaliknya, catatan keburukan mu sampai kepada-Ku tiada henti.
Wahai manusia, Aku Pelindung terbaik bagimu, sedangkan engkau hamba terburuk bagi -Ku. Engkau raup segala nikmat yang Kuberikan kepadamu, lalu Kututupi seluruh keburukan demi keburukan yang engkau lakukan tanpa malu dan terang-terangan. Aku sungguh amat malu kepadamu, namunsedikit pun engkau tak pernah merasa malu kepada-Ku.
Wahai manusia, engkau melupakan diri-Ku dan mengingat yang lain. Kepada sesama manusia (dan makhluk-Ku yang lain) engkau takut, sedangkan kepada-Ku engkau merasa aman-aman saja. Kepada sesama manusia engkau takut dimarahi, sedangkan kepada murka-Ku engkau tiada peduli."

(diambil dari www.akhirzaman.info)

0 comments:

Post a Comment